Rifan Financindo Berjangka

HSI Berakhir Lebih Tinggi Atas Gain Sektor Properti

E-mail Print PDF
Hong Kong, Dow Jones 22/02/12 – Perdagangan saham Hong Kong berakhir lebih tinggi pada hari selasa dengan dipicu oleh gain sektor properti China atas ekspektasi bahwa pemerintah akan melonggarkan kebijakan pembelian rumah.

Sesi perdagangan hari ini juga menandai 43% melesatnya saham Alibaba.com setelah induk usahanya berencana untuk menswastakan unit bisnisnya tersebut.

Bluechips indeks Hang Seng ditutup naik 70.56 poin atau sebesar 0.33% di level 21549.28 dengan total volume transaksi mencapai HK$70.41 milyar, naik dari HK$64.63 yang tercatat pada hari selasa.

Jackson Wong, manager investasi dari Tanrich Securities memperkirakan indeks acuan HK yang telah naik 17% sejak awal tahun, untuk mendapatkan resistensi jangka pendek di 21800.

“Saya rasa bias market masih positif walau terobosan harga mungkin tidak akan terjadi pekan ini karena market mulai kehabisan berita-berita positif yang mampu mendongkrak pasar,” ungkapnya.

Developer properti China memimpin perolehan gain pada rabu mengikuti laporan bahwa Shanghai kemungkinan akan melonggarkan pembatasan pada pembelian rumah tangan kedua. China Overseas Land menguat 2.8% di HK$16.40, sementara China Resources Land gain 2.9% di HK$15.14.

Pada perdagangan saham secara luas di Hong Kong, Alibaba.com melesat hingga 42.7% di HK$13.20 setelah induk usahanya mengatakan rencananya untuk menswastakan unitnya tersebut senilai US$2.5 milyar.

Dalam laporannya hari rabu, Nomura menaikan peringkat Alibaba.com menjadi “netral,” mengutip masih adanya tantangan dalam usaha ditengah perlambatan ekonomi AS dan krisis utang di Eropa.

China Telekom naik 2.6% di HK$4.72 setelah reli 4.1% hari selasa kemarin atas mengikuti berita rencana penjualan iPhone 4S di bulan Maret mendatang.