Rifan Financindo Berjangka

Gathering Source

Penguatan nilai saham Asia berlanjut

TOKYO[Boomberg 3/9]: Penguatan nilai saham Asia berlanjut untuk hari ketiga setelah sejumlah laporan AS menunjukkan peningkatan penundaan penjualan rumah, pengurangan angka pengangguran, serta peningkatan penjualan ritel.

Nilai saham Canon Inc., produsen kamera Jepang yang memperoleh 28% pendapatannya dari warga AS, naik 1%. Nilai saham James Hardie Industries SE, perusahaan pedagang rumah terbesar di AS, meningkat 2,5% di Sydney.

Nilai saham Toyota Motor Corp., produsen otomotif yang memeproleh 70% pendapatann di luar negeri, ikut naik sebesar 1,7%. Nilai saham BHP Billiton Ltd., perusahaan tambang terbesar di dunia, juga naik 0,8% terkait menguatnya harga komoditas.

'Sikap pesmistis yang berlebihan atas ekonomi AS akan mulai hilang. Pasar sebenarnya sangat pesimistis, tetapi titik cerah telah muncul pada pekan ini,' jelas Juichi Wako, Strategis Senior Nomura Holdings Inc berbasis di Tokyo.

Indeks MSCI Asia Pacific menguat 0,3% menjadi 119,69 pada pukul 09.31 waktu Tokyo. Indeks acuan ini naik 2,4% pada pekan ini setelah Bank of Japan berencana mengeluarkan kebijakan menahan penguatan yen. Sementara itu, pertumbuhan manufaktur AS, China, dan perekonomian Australia lebih cepat dari perkiraan.

Indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang, Indeks Kospi Korea Selatan, Indeks S&P/ASX 200 Australia, dan Indeks NZX 50 Selandia Baru naik secara bersamaan.

Sementara itu, nilai kontrak berjangka yang diperdagangkan dalam Indeks Standard & Poor's 500 hampir tidak mengalami perubahan pada hari ini. Dalam sesi perdagangan kemarin, indeks ini sempat menguat 0,9%.

Yen terdepresiasi 84,41 terhadap dolar AS pada hari ini di Tokyo, dari level 84,17 pada penutupan  perdagangan kemarin. Terhadap euro, mata uang Jepang ini melemah menjadi 108,31 dari 107,68. Penurunan yen mendorong pendapatan luar negeri sejumlah perusahaan Jepang saat dikonversi dari mata uang asing.

Nilai kontrak minyak mentah untuk pengiriman Oktober naik 1,5% kemarin di New York. Indeks London Metal Exchange yang memperdagangkan enam logam, termasuk aluminium dan tembaga, naik untuk hari kedua kemarin menuju level tertinggi sejak 30 April.