New York (DJ Newswire, 10 Maret) – Saham-saham Amerika merangkak lebih tinggi pada perdagangan rabu, dipimpin oleh sektor financial seperti Bank of America, JP Morgan Chase dan American International Group yang berada dijajaran gainer.
Dow ditutup dengan penambahan 2.95 poin atau 0.03% ke posisi 10,567.33, yang merupakan harga penutupan tertinggi sejak 20 Januari lalu, dimana Boeing memimpin gainer di jajaran komponen Dow dengan kenaikan sebesar 3.3% ke $70.01 dan merupakan penambahan gain yang telah didapat pada perdagangan sebelumnya atas harapan dimenangkannya kontrak senilai $35 milyar dengan Angkatan Udara A.S..
Sementara itu, saham-saham financial pada komponen Dow turut menguat; Bank of America naik 1.9% ke $17.11, JPMorgan naik 1.2% ke $42.93 berkat pengaruh positif terhadap keluarnya data persediaan grosirA.S. yang menunjukan naiknya tingkat permintaan.
Index komposit Nasdaq ditutup naik 18.27 poin atau 0.78% ke harga penutupan tertinggi sejak 29 Agustus 2008 lalu, dan index S&P 500 menguat 5.16 poin atau 0.45% ke harga penutpan tertinggi sejak 19 Januari lalu. Gainer pada index S&P 500 juga lebih banyak didominasi oleh sektor financial, termasuk AIG Inc yang sahamnya lakukan loncatan hingga 11% ke $36.24. Saham AIG telah naik lebih dari 50% sejak kejatuhan di Maret 2008, walaupun lebih banyak di pacu oleh aksi-aksi spekulasi dibandingkan berita fundamental saham itu sendiri.
Keuntungan Wall St pada perdagangan rabu relative tipis karena kelanjutan kecemasan para investor terhadap apakah reli yang telah terjadi di market sejak setahun terakhir telah melampaui fundamental ekonominya itu sendiri.
“Mungkin ada sedikit penyakit ketinggian pada tingkat ini,” kata Paul Atkinson dari Aberdeen Asset Management, mencatat bahwa S&P 500 telah naik 59.2% sejak tahun lalu ketika pemulihan baru saja dimulai.
Dow ditutup dengan penambahan 2.95 poin atau 0.03% ke posisi 10,567.33, yang merupakan harga penutupan tertinggi sejak 20 Januari lalu, dimana Boeing memimpin gainer di jajaran komponen Dow dengan kenaikan sebesar 3.3% ke $70.01 dan merupakan penambahan gain yang telah didapat pada perdagangan sebelumnya atas harapan dimenangkannya kontrak senilai $35 milyar dengan Angkatan Udara A.S..
Sementara itu, saham-saham financial pada komponen Dow turut menguat; Bank of America naik 1.9% ke $17.11, JPMorgan naik 1.2% ke $42.93 berkat pengaruh positif terhadap keluarnya data persediaan grosirA.S. yang menunjukan naiknya tingkat permintaan.
Index komposit Nasdaq ditutup naik 18.27 poin atau 0.78% ke harga penutupan tertinggi sejak 29 Agustus 2008 lalu, dan index S&P 500 menguat 5.16 poin atau 0.45% ke harga penutpan tertinggi sejak 19 Januari lalu. Gainer pada index S&P 500 juga lebih banyak didominasi oleh sektor financial, termasuk AIG Inc yang sahamnya lakukan loncatan hingga 11% ke $36.24. Saham AIG telah naik lebih dari 50% sejak kejatuhan di Maret 2008, walaupun lebih banyak di pacu oleh aksi-aksi spekulasi dibandingkan berita fundamental saham itu sendiri.
Keuntungan Wall St pada perdagangan rabu relative tipis karena kelanjutan kecemasan para investor terhadap apakah reli yang telah terjadi di market sejak setahun terakhir telah melampaui fundamental ekonominya itu sendiri.
“Mungkin ada sedikit penyakit ketinggian pada tingkat ini,” kata Paul Atkinson dari Aberdeen Asset Management, mencatat bahwa S&P 500 telah naik 59.2% sejak tahun lalu ketika pemulihan baru saja dimulai.